0 comments

Hati seorang Ayah

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.

Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda. Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti." Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran.

Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki." Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

0 comments

The Golden Time: Saat Suami Pulang Kerja

Tulisan dari seorang teman untuk suami tercintanya...
Surabaya di saat petang. Setelah derasnya hujan sore hari. 
 Spontan saya menghela nafas saat melihat ke arah jarum jam. Jam menunjukkan pukul 18.40 WIB. Agaknya suami bakalan pulang telat lagi. Dan benar, tak berapa lama kemudian HP berbunyi. Sms dari suami, beliau memberitahukan bahwa beliau baru saja keluar kantor dan akan pulang terlambat. Dan seperti biasa, saya hanya bisa tersenyum simpul dan membalas sms suami, memintanya untuk berhati-hati di jalan.

Sekali lagi saya melihat ke arah jarum jam. Jika jam segini suami baru keluar kantor, berarti baru akan sampai rumah ketika jarum jam mendekati angka 9. Semoga Allah menjagamu, duhai suamiku.
Sudah hal yang biasa jika tiba-tiba suami mengabari akan pulang malam (Pulang jam 9 malam, belum teralalu larut untuk ukuran Surabaya). Entah karena memang lembur kerja, ada urusan, atau alasan-alasan klasik ala Surabaya yang lain. Mulai dari macet parah, sulit mendapat transportasi karena ada demonstrasi, dll.

Dan di saat-saat menanti suami pulang kerja, saya seakan-akan selalu diingatkan dengan pesan seorang sahabat,

0 comments

Ya Allah Perkenankan Doa kami ini..

Bacalah doa ini dengan sungguh-sungguh dan ikhlas..
Walaupun hanya sekali ketika saudara/i membuka website ini

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Allaahumma shalli wasallim wabaarik 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammadi. Astaghfirullahal a'dzhiim wa atuubu ilaih. Ya Allah, selamatkanlah kami semua dari semua dosa dan perbuatan kami sendiri. Selamatkanlah dari kehinaan dan permaluan. Selamatkanlah dari fitnah dunia dan segala apa yang membahayakannya. Ya Allah, Engkau yang menahan sesuatu dan menjaganya. Engkau jugalah pemilik segala pertolongan yang kami-kami butuhkan. Semua beban kami, kesulitan kami, kesusahan kami, hanya Engkau yang mampu mengatasinya. Hanya Engkau ya Allah. Tidak ada selain Engkau yang mampu menolong kami.